Social Icons

Pages

Wednesday, June 5, 2013

Persiapan Menyambut Puasa Ramadhan



Seiring dengan terbitnya fajar dari ufuk, timur menandakan pergantian hari di mulai ,tentunya ucapan Alhamdulillah haruslah senantiasa kita ucapkan sebagai bukti syukur kita masih diberikan kesempatan menghirup udara dunia ini .kita telah sampai kepada akhir bulan Rajab dengan doa “Allahumma Bariklan firojaban wasa’bana wabalighna Ramadhanna” hati kita selalu berharap keberkahan dibulan Rajab,sya’ban dan disampaikan kebulan yang penuh mulia Bulan Ramadhan.

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh dengan keistimewaan dengan berbagai jenis keutamaan terdapat di bulan Ramadhan,dibulan ini kita sebagai umat yang beriman diwajibkan utuk melakukan ibadah puasa sebulan penuh, sebagaimana pula telah diwajibkan kepada umat sebelum kita,dengan tujuan Allah menginginkan kita menjadi hamba yang bertakwa.

Di kehidupan masyarakat sering kita memperhatikan ketika ada kunjungan presiden atau tokoh tokoh penting atau kedatangan orang perpengaruh lainnya,masyarakat hiruk pikuk menyiapkan persiapan dari mulai membersihkan jalan yang akan dilalui tamu tersebut mengecat pagar memasang bendera sepanjang jalan ,menyiapkan tarian sambutan ,pengamanan sampai lapis tiga dan juga hidangan makanan yang disiapakan dengan luar biasa ,tampaklah kegembiraan yang luar biasa mereka mnyabut seorang tamu tersebut ,demikian pula seharusnya untuk bulan Ramadhan kita Harus lebih dari itu semua karena sunnguh bulan ramdhan ini lebih istimewa karena jika kita mampu melakukan ibadah puasa dengan sempurna dan ibadah lainnya dengan baik kita Akan mendapatkan balasan Surga dari Allah swt.

Untuk itu perlu kita siapkan sebaik baiknya diri kita untuk menyambut bulan tersebut. Persiapan yang perlu kita lakukan diantaranya:

1.Persiapan Ruhaniyah
Kita siapkan rohani kita dengan senantiasa memperbaharui taubat kita,memperbanyak ibadah dibulan syaban baik itu puasa sunnah sebagai mana Rasulullah sallallahu alaihi wasallam memberi teladan dalam mengisi bulan Syaaban ini dengan banyak berpuasa. Isteri baginda, Aisyah radiallahuanha berkata:

"Aku tidak pernah melihat beliau memperbanyak puasa selain bulan Ramadan kecuali pada bulan Syaaban."
(Riwayat Bukhari)
Rasulullah memperbanyak puasa atau ibadah yang lainnya pada bulan ini kerana bulan Syaaban merupakan bulan diangkatnya catatan amal manusia.

“Pada bulan itu (Syaaban) perbuatan dan amal baik diangkat kepada Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.”
(Riwayat Abu Dawud dan Nasa-i)

2.Persiapan Fikriyah

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ

"Maka ilmuilah (ketahuilah)! Bahwasanya tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu" (QS. Muhammad [47]: 19
Dalam ayat ini, Allah memulai dengan ‘ilmuilah’ lalu mengatakan ‘mohonlah ampun’. Ilmuilah yang dimaksudkan adalah perintah untuk berilmu terlebih dahulu, sedangkan ‘mohonlah ampun’ adalah amalan. Ini pertanda bahwa ilmu hendaklah lebih dahulu sebelum amal perbuatan.

Sufyan bin ‘Uyainah rahimahullah berdalil dengan ayat ini untuk menunjukkan keutamaan ilmu. Hal ini sebagaimana dikeluarkan oleh Abu Nu’aim dalam Al Hilyah ketika menjelaskan biografi Sufyan dari jalur Ar Robi’ bin Nafi’ darinya, bahwa Sufyan membaca ayat ini, lalu mengatakan, “Tidakkah engkau mendengar bahwa Allah memulai ayat ini dengan mengatakan ‘ilmuilah’, kemudian Allah memerintahkan untuk beramal?” (Fathul Bari, Ibnu Hajar, 1/108)

Agar ibadah kita sempurna tentunya kita harus tahu dulu tentang ibadah yang akan kita kerjakan .hal ini kita lakukan dengan menbekali diri kita dengan ilmu tentang puasa agar puasa kita benar sesuai dengan aturan dan syariat yang telah ditentukan.dengan memperbanyak membaca dan mengkaji tentang fikih puasa diharapkan kita akan lebih kusyu dalam menjalankan ibadah puasa nanti.

3.Persiapan fisik dan jasmani
Puasa selain ibadah ruhaniyah juga merupakan ibadah jasmani,kita harus menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga tenggelam matahari,kita siapkan jasmani kita untuk selalu sehat dengan melakukan riyadoh atau exercise.dan mengkomsusi makanan sehat seimbang dan senantiasa menjaga stamina tubuh sehingga kita tetap sehat sampai ramadhan ,saat puasa dan seterusnya.

4.persiapan Maliyah/finansial
Didalam bulan ramadhan seluruh amal akan dilipat gandakan pahalanya,untuk itu di anjurkan bagi kita untuk melakukan persiapan financial buat infak sedekah,amal jariah dan melakukan jamuan buka bersama .sungguh luar biasa kebaikan di bulan ramadhan ini,

“Sesungguhnya Allah mencatat setiap amal kebaikan dan amal keburukan.” Kemudian Rasulullah menjelaskan: “Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, namun tidak mengamalkannya, Allah mencatat baginya satu pahala kebaikan sempurna.  Orang yang meniatkan sebuah kebaikan, lalu mengamalkannya, Allah mencatat pahala baginya 10 sampai 700 kali lipat banyaknya.” (HR. Muslim no.1955)

5.kegembiraan
Kita sering menyaksikan dikampung kampung ketika menjelang puasa ramadhan datang orang orang sibuk membersihlan rumah dan halaman dengan mengecatnya ,dan juga para jamaah membersihkan masjid dan juga mengecatnya secara bersama sama nampak keceriaan menjemput tamu agung wajahnya berseri .itu terjadi dulu waktu kita tinggal dikampung sekarang semangat itu nampaknya semakin pudar digerus oleh jaman yang semakin sibuk dengan urusan dunia.  seharusnya kita memang bergembira sebagaimana sabda nabi

“Barangsiapa menyambut gembira datangnya bulan Ramadhan, maka jasadnya diharamkan masuk neraka,”

Kegembiraan yang dimaksud adalah mengisi berbagai kegiatan yang sesuai dengan syariat Islam. Bukan kegiatan pesta hura-hura. Kegiatan yang memenuhi syareat Islam itu, semata-mata untuk mencapai ridlo Allah, guna menggapai pahala-Nya. Siapa yang rajin beribadah akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Demikian tadi beberapa ulasan tentang persiapan bulan ramadhan yang sebulan lagi akan segera tiba semoga kita bisa menjadi insan yang beruntung mendapatkan kemuliaan bulan ramadhan tahun ini dan mencapai tujuan puasa menjadi insane yang bertakwa.amin ya robbal alamin.

Thursday, May 30, 2013

Umar Bin Khattab




Kebesaran islam tidak lepas dari nama seorang Khalifah yang satu ini.namanya Umar Bin khatab Nama lengkap Umar bin Khattab adalah Umar bin Abdul Uzza. Dia dilahirkan setelah 13 tahun kelahiran Nabi Muhammad. Ayahnya bernama Khattab bin Nufail Al Quraisy.dia terkenal sangat pemberani gagah dan tegas,sebelum mendapatkan dia mendapat hidayah ia adalah merupakan musuh besar Rosulullah dan kaum muslimin dia tak segan segan membunuh bani ‘adi yang kedapatan masuk agama islam.pada saat itu musuh yang paling dominan adalah Umar dan Abu jahal.kedua orang ini selalu berusaha menghalang halangi dakwah islam  ,sehingga pada suatu saat rosulullah berdoa kepada Allah,” Ya Allah, kuatkanlah islam dengan masuknya salah satu dari dua Umar”. Yang dimaksud adalah Umar bin Khattab dan Umar bin Hasyim (Abu Jahal).

Pada suatu hari Umar Bin Khatab kebencian Umar kepada rosulullah memuncak dadanya bergemuruh dan hendak menyerang rosulullah akan tetapi ditengah perjalanan dia bertemu dengan Nu’aim Bin Abdullah dan dia mengabarkan kalau adiknya umar Yang bernama Fatimah bersama dengan suaminya Sa’id Bin Zaid telah beragama islam,Umar bagai kebakaran jenggot kemarahan yang luar biasa kepada adiknya dan dia bergegas menuju rumah adiknya kemudian ketika dia sampai Fatimah kedapatan sedang membaca alquran bersama suaminya dan  Khobbab bin al-Arott mendengar langkah umar khobabpun lari bersembunyi dan Umar pun langsung menampar suami adiknya setelah itu  berusaha meminta alquran itu dan adiknya menyuruh agar umar bersuci dulu,ketika dan umarpun membaca surat toha 1-8 dada umar bergetar dan berdetak kagum akan keindahan yang luar biasa dari bahasa alquran tersebut.
Mendengar perkataan tersebut sontak Al-Khobbab keluar dari sembunyinya kemudian berkata: “Demi Allah..wahai Umar, sungguh aku sangat berharap agar Allah menkhususkanmu dengan Dakwah Nabi-Nya… sungguh kemarin aku mendengar Nabi berdoa : “Ya Allah kokohkanlah islam dengan Abul Hakam atau Umar bin al-Khottob…”..”
“tujukan aku di mana Muhammad wahai Khobbab..!!” sahut umar ketika mendengar berita tersebut.
“beliau ada di sebuah rumah dekat shofa bersama beberap orang shabatnya” jawabnya.

Diambilnya pedangnya kemudian disimpangkannya, ia bergegas menuju tempat Rosulullah berada.
Sesampai disana diketuknya pintu keras-keras, berdirilah seorang sahabat untuk melihat dari sela-sela lubang pntu siapakah yang berada dibaliknya, terlihatlah seorang Umar dengan sebilah pedang yang diselendangnya.
Dengan ketakutan ia berkata: “wahai Rosul…itu adalah umar bersama pedangnya..!!!”
“ijinkan ia masuk…!!! Jika ia menginginkan kebaikan, kita akan berikan, dan jika menginginkan keburukan, kita bunuh ia dengan pedangnya sendiri…!!!” sela Hamzah dengan gagah berani.
“ijinkan ia masuk” jawab Rosulullah.

Masuklah Umar kedalam rumah, dan Rosulullah menemuinya di sebuah kamar, ia pegang ujung jubah umar keras-keras dan berkata: “apa yang membawamu sampai kesini wahai Ibnu al-Khotob..???..aku melihat engkau tidak akan berhenti sampai Allah menimpahkan kepadamu sesuatu/petaka yang besar..!!!”
Umar berkata: “wahai Rosulullah…aku datang kepadamu untuk beriman kepada Allah dan rosul-Nya…”
“Allahu Akbar..!!!!” takbir Rosulullah menggemai seisi rumah, menandai islamnya Umar……
Semenjak itu umar selalu bersama rosulullah membantu dakwah beliau dan selalu berusaha melindungi rosulullah.

Keutamaan Umar Bin Khotob

Sebagai serang shahabat nabi umar adalah sahabat yang pemberani tak kenal takut untuk urusan membela Allah dan rosulNya,iman tekah merasuk dalam jiwanya dia siap berkorban segalanya demi nama Allah dan kebesaran islam.pada suatau hari suatu hari, Umar datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam seraya mengatakan, “Wahai Rasulullah, sungguh aku tidak meninggalkan satu majelis pun yang dahulu aku pernah duduk di majelis tersebut tatkala dalam kekufuran, kecuali aku umumkan keislamanku. Aku datangi perkumpulan-perkumpulan kaum musyrikin lalu aku umumkan bahwa aku bersaksi tidak ada ilah (sembahan) yang berhak diibadahi kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, hingga mereka mengeroyokku dan terjadi saling pukul antara aku dan mereka. Hingga, apabila jumlah mereka semakin bertambah banyak, datang seorang laki-laki melerainya.” Ditanyakan, “Siapakah laki-laki yang telah meleraimu dari keroyokan mereka?” Umar menjawab, “Dia adalah al-Ash bin Wa’il As-Sahmi.” (Shahih Sirah an-Nabawiyyah, Hal.193)
Kita semua pasti pernah mendengar tentang hijrah nabi dari mekah ke Madinah kaum muslimin mekahpun denga senang hati melaksanakan perintah nabi , sebagian kaum muslimin meninggalkan Mekah dengan sembunyi-sembunyi khawatir akan makar kafir Quraisy. Namun, Umar berangkat hijrah ke Madinah secara terang-terangan, dan bersamanya ada dua puluh sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Kisah dia tas adalah salah satu adiantara banyak keistimewaan shahabat umar ini .Di antara keutamaan dan keistimewaan sahabat Umar yang lain adalah:

1.Umar Bin Khotob adalah salah satu yang di jamin masuk syurga

Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Tatkala aku tertidur, aku melihat diriku berada di surga, tiba-tiba aku melihat ada seorang wanita sedang berwudhu di samping sebuah istana. Aku menanyakan milik siapakah istana itu, lalu dikatakan, ‘Milik Umar.’ Maka aku melihat kecemburuan pada diri Umar hingga aku pun pergi meninggalkannya.” Kemudian Umar menangis seraya mengatakan, “Pantaskah aku cemburu kepadamu wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari, no.3070)

2. Beliau sering mencocoki kehendak Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam beberapa kejadian

Umar adalah orang yang apabila melihat sesuatu di dalam mimpinya, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala menurunkan ayat-Nya membenarkan apa yang ia lihat. Sahabat Umar pernah bercerita, “Aku mencocoki perkara Rabbku dalam tiga perkara: (yang pertama) yaitu tatkala aku mengatakan wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam hendaklah maqom Ibrahim itu dijadikan tempat shalat, maka turunlah ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala:
وَإِذْجَعَلْنَا الْبَيْتَ مَثَابَةً لِّلنَّاسِ وَأَمْنًا وَاتَّخِذُوا مِن مَّقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى
Dan jadikanlah sebahagian maqom Ibrahim sebagai tempat shalat.” (QS Al-Baqarah: 125)
Dan (yang kedua) tentang ayat hijab tatkala aku mengatakan: ‘Wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam seandainya engkau perintah istri-istrimu memakai hijab, karena yang berbicara kepada mereka adalah orang yang baik maupun yang fajir’, maka turunlah ayat hijab. Dan (yang ketiga) para istri Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, mereka berkumpul karena saling cemburu kepada beliau, maka aku katakan kepada mereka (para istri Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam) semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala menceraikan kalian dan menggantikan untuk nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam istri-istri yang lebih baik dari kalian, maka turunlah ayat semisal dengna itu.” (HR. Bukhari, no.393)

3.Beliau sering dipuji dan dido’akan kebaikan Rasululalh shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Seandainya ada nabi setelahku maka ia adalah Umar bin Khattab.” (HR. Tirmidzi, no.3686, lihat ash-Shahihah, no.327)
Beliau juga bersabda, “Sungguh ada dari umat-umat sebelum kalian muhaddatsun (orang-orang yang diberi ilham), dan apabila ada pada umatku ini maka ia adalah Umar.” (HR. Al-Bukhari, no.3486)

4. Beliau adalah orang yang ditakuti oleh setan.

Sa’ad bin Abi Waqqash pernah bercerita,Suatu hari Umar pernah meminta izin untuk masuk dan bertemu dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, sedangkan di sisi belaiu ada para wanita Quraisy yang sedang berbicara dan mengangkat suara lebih tinggi dari suara Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Tatkala Umar meminta izin untuk masuk, maka segera para wanita itu buru-buru memasang hijab, setelah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memberi izin maka masuklah Umar dan terlihat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tertawa, maka Umar berkata, “Allah Subhanahu wa Ta’ala telah membuatmu tertawa, wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam?” Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Saya heran melihat tingkah para wanita itu, tatkala mereka mendengar suaramu lantas buru-buru mereka memasang hijab.” Maka Umar berkata, “Bahkan engkau lebih berhak untuk disegani oleh mereka, wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.” Lalu Umar mengatakan kepada para wanita tersebut, “Wahai para musuh jiwa-jiwa kalian, apakah kalian segan kepadaku sedangkan kalian tidak segan kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam??!” Mereka menjawab, “Iya, karena engkau lebih keras dibandingkan dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam.” Maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,  “Wahai Ibnul Khattab, demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah setan bertemu dengannmu  di suatu jalan melainkan ia akan mengambil jalan yang lain dari jalanmu.” (HR. Bukhari, no.3480)

Akhir Hayat sang Khalifah

Pada 23 Zulhijjah tahun 23 Hijrah Umar al Khattab dibunuh oleh Abu Lu’lu’ dalam masjid ketika menjadi imam sholat subuh. Setelah menikamnya sebanyak 6 kali maka Abu Lu’lu’ cuba melarikan diri namun dihadang oleh ahli jemaah yang berada dibelakang Umar al Khattab. Abu Lu’lu’ yang bersenjatakan pisau bermata dua sempat menikam 13 orang sebelum membunuh diri.

Dalam keadaan luka parah dan menahan kesakitan Umar al Khattab menyuruh Abdul Rahman Auf menjadi imam sembahyang. Selesai sembahyang baru mereka mendapatkan Umar al Khattab yang sedang terbaring berlumuran darah.

“Siapa yang menikamku?” tanya Umar al Khattab.

“Abu Lu’lu’ hamba Mughirah Syu’bah,” jawab Abdullah.

“Syukur kepada Allah kerana aku tidak dibunuh orang Islam,” ujar Umar al Khattab.

Datang seorang tabib cuba memberikan rawatan. Kemudian diberinya minum tetapi minuman itu keluar dari perutnya yang luka.

“Wahai Amirul Mukminin, sudah tiba masanya,” kata tabib itu.

Orang ramai menangis tetapi ditegah oleh Umar dengan berkata.
“Jangan kamu menangis. Nabi bersabda orang yang mati terazab dengan tangisan keluarganya.”

Kemudian Umar al Khattab memanggil anaknya Abdullah supaya menemui Aisyah isteri Rasulullah saw mohon kebenaran disemadikan bersebelahan dengan kubur baginda. Aisyah membenarkan dengan berkata . “Sebelum ini aku telah menyimpan tempat itu untuk aku tetapi hari ini aku menyerahkannya kepada Umar.”

“Wahai Amirul Mukminin, apakah tuan akan melantik Abdullah bin Umar sebagai pengganti?” tanya Al Mughirah.

“Demi Allah, aku haramkan keluarga dari jawatan ini…” jawab Umar al Khattab.
Kemudian Umar al Khattab menamakan 6 orang sebagai calon khalifah mereka ialah Uthman Affan, Ali bin Abi Talib, Talhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Abdul Rahman bin Auf dan Sa’ad bin Abi Waqas. Mereka akan dipilih oleh ahli majlis syura.

Kemudian Umar al Khattab memberi wasiat kepada anaknya Abdullah bahawa beliau mempunyai hutang sebanyak 8 ribu dirham. “Jual semua hartaku untuk membayarnya. Jika tidak cukup kamu yang membayarkannya.”

Ali bin Abi Talib memandi dan mengkafankan Umar al Khattab. Kemudian beliau berkata. “Demi Allah, orang yang diselubungi kain kafan ini begitu cinta untuk menemui tuhannya.”

Jenazah Umar al Khattab disembahyangkan di masjid dengan Suhaib menjadi imamnya. Kemudian disemadikan bersebelahan dengan kubur Rasulullah saw dan Abu Bakar as Siddiq.

Orang yang turun ke liang lahad adalah Uthman Affan, Sa’id bin Zaid, Suhaib bin Sinan dan Abdullah bin Umar.

Umar bin khotob adalah sahabat yang berjuluk Al-faruq dia selalu terdepan dalam membedakan yang benar dan yang batil,kecintaanya kepada Allah ,Rosul,dan islam ini telah megharumkan namanya dalam sejarah yang akan dikenal sepanjang masa,dan dia dijamin menjadi hamba yang mendapatkan syurga.doa kami semua selalu untukmu wahai sang khalifah semoga rahmat Allah selalu menyertaimu.amin

Wednesday, May 22, 2013

Jauhilah Kesombongan



Sejarah telah berkata bahawa manusia merupakan mahluk yang terbaik ,dengan anugerah kenikmatan yang tak terhitung banyaknya.diantaranya dengan akhlakul karimah atau aklak yang baik.tetapi manusia juga ada yang bertabiat dengan ahklak yang tercela diantara aklak yang tercela adalah sifat Sombong.kesombongan adalah sumber kehancuran segalanya dan allahpun amat membencinya.

إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ
“Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri.” (QS. An Nahl: 23)

Sombong adalah merasa lebih baik dan berada di jalan kebenaran dan memadang dirinya diatas orang lain.meras lebih sempurna dan memandang orang lain dibawahnya.

وَلاَ تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلاَ تَمْشِ فِي اللأَرْضِ مَرَحاً إِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَجُوْرٍ  {18}

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman:18)
Iblis adalah mahluk yang pertama yang bersifat congkak dan sombong dihadapan Allah sebagaimana riwayat yang sering kita dengar ketika Allah menyuruh iblis menghormat adam dengan congkak dia mengatakan bahwa dirinya merasa lebih baik karena dia diciptakan dari api dan adam dari tanah. Iblis mencoba berargumen dengan Allah, mengatakan bahwa dirinya lebih baik karena diciptakan dari api, sedangkan manusia diciptakan dari tanah.

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لأَدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الكَافِرِينَ {34}
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kalian kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur (sombong) dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir“ (QS. Al Baqarah:34)

Seolah-olah masih ada hal yang tidak diketahui oleh Allah SWT, dan baru diketahui ketika Iblis mengatakannya.
Kita tidak tahu persis apa yang terjadi dalam pikiran Iblis ketika ia menolak perintah Allah tersebut.

Yang jelas, Iblis benar-benar bersikap sombong.karena kesombongannya makan Allah pun melaknat Iblis dan dilempar keluarga dari surga Allah.

saudaraku seiman kita tentunya mengenal tentang kisah firaun dia adalah raja yang dicintai masyarakatnya karena mampu membawa negerinya menjadi negeri yang kaya dan makmur,dia dianugerahi kehidupan yang sehat seumur hidupnya tak pernah mengenal kata sakit,tetapi apa yang terjadi dia menjadi sombong dan membagakan diri mersa dirinya tuhan dan tidak mau mengakui allah swt sebagai tuhan, sebagaimana yang di sampaikan musa kepadanya,sampai dia mengutus anak buahnya untuk mebangun bangunan yang tinggi dengan harapan dia bisa duduk diatasnya dan bisa melihat tuhan Musa as.

وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرِي فَأَوْقِدْ لِي يَا هَامَانُ عَلَى الطِّينِ فَاجْعَلْ لِي صَرْحًا لَعَلِّي أَطَّلِعُ إِلَى إِلَهِ مُوسَى وَإِنِّي لَأَظُنُّهُ مِنَ الْكَاذِبِينَ
“Dan berkata Fir’aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku TANAH LIAT kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan sesungguhnya aku benar-benar yakin bahawa Dia dari orang-orang pendusta.” (Al-Qasas: 38)

Begitu sombongnya kamu firaun sampai akhirnya dia dihinakan oleh Allah ditenggelamkan di laut merah ketika mengejar nabi Musa as untuk membunuhnya.pada akhirnya  Allahpun menyelamatkan musa dari kejaran musa karena musa adalah arang yang memiliki sifat dan ahlak mulia.
Satu kisah lagi yang bisa menjadi bukti bahwa sifat sombong akan membinasakan bagi pemiliknya.QARUN yang menjadi sombong karena Allah member karunia kekayaan harta yang melimpah ruah,yang menjadikan dia tidak mau mendengar nasehat kebaikan korun berkata, “Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku.” Ia menyangka bahawa harta yang diperolehnya ini karena kecerdasan dan kemampuannya.Sehingga Allah mengubur nya hidup hidup bersama dengan seluruh hartanya.

Kesombongan tak pasta kita agungkan kesombongan adalah jalan menuju kehancuran dan murka Allah .tak akan masuk surga bagi orang yang didalam hatinya ada perasaan sombong.

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ
“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. (HR. Muslim no. 91)

Benarlah peringatan Allah SWT melalui Rasul-Nya.
Rasulullah SAW bersabda,
Allah SWT berfirman:
'Kesombongan adalah pakaikan-Ku, sedangkan kebesaran adalah selendang-Ku, maka siapa saja yang mencabut salah satu dari dua hal itu, maka ia akan Aku lemparkan ke neraka.'
(HR. Ibnu Majah).

Saudaraku untuk menjauhkan kesombongan pada diri kita maka hendaknya kita harus bersikap tawadhu karena ini adalah silap yang mulia dan kebalikan dari kesombongan.
Sebagaimana di terangkan dalam surat al-Furqan ayat 63
وَعِبَادُ الرَّحْمَنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا
Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan.

من توضع رفعه الله ومن تكبر وضعه الله
Allah akan mengangkat derajat mereka yang memiliki sifat tawadhu’, dan akan membenamkan mereka yang bersifat sombong.
Semoga kita senatiasa dijaga Allah untuk selalu menjadi insan yang tawadhu dan berahklak mulia Amin.