Social Icons

Pages

Saturday, May 18, 2013

Kisah Perjalanan Isra Mi"raj



 “Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.”(QS al-Isrâ’ [17] : 1)

Kita telah memasuki bulan Rajab yang merupakan bulan yang dimulyakan dalam hitungan tahun Hijriah.pada bulan rajab tahun ke-11 kenabian terdapat peristiwa yang mempunyai makna sangat besar karena pada saat itu perintah sholat lima waktu sebagai rukun islam yang kedua disyariatkan untuk kaum Nabi Muhammad saw.kalau kita baca ayat diatas kita akan diajak kembali untuk mengingat peristiwa Isra Miraj yang di lakukan oleh nabi kita Muhammad saw.

Peristiwa isro miroj ini merupakan salah satu miracle yang diberikan Allah kepada nabi Muhammad saw.mari kita coba kembali menelaah apa yang terjadi pada saat itu.seperti kita ketauhi bersama pada tahun ke-11 kenabian ini rosullulah ditinggalkan oleh orang orang yang sangat dicintainya yaitu pamannya Ali bin abu tholib dan istri tercintanya siti khadijah yang telah diwafatkan oleh Allah swt,mereka adalah orang orang yang mempunyai andil sangat besar dalam usaha dakwah rosullulah,dan pada waktu itu pula kaum kafir qurais sangat gencar melakukan perlawanan  fisik dengan melempar batu kepada  rosullulah dan pengikutnya.hal ini menyebabkan kesedihan pada diri rosulluloh sampai dia berdoa kepada Allah, yang dikutip dari sebuah hadits:

 “Ya Allâh kepadamu aku mengadukan kelemahan dari kekuatanku, kekurangan kemampuanku, kelemahan dalam mengahadapi orang-orang yang lemah, Engkau adalah Tuhanku. Kepada siapakah engkau menyerahkan aku? Apakah kepada yang jauh bermasam muka kepadaku? Ataukah kepada musuh yang engkau kuasakan untuk menguasai diriku? Jika bukan karena Amarahmu atas diriku,maka tidak akan aku perdulikan.namun perlindungan dengan sinar wajah-Mu yang menyinari kegelapan,sehingga baik atas urusan dunia dan akhirat ,dari padaMu lah segala petunjuk atas keridhoan sehingga engkau menjadi ridho,dan tidak ada tipu daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan engkajuga”(HR. Muslim)

Kisah perjalanan Isra Mi'raj

Pada malama itu ketika rosullulloh berada di Hijr ismail tiba tiba didatangi oleh malaikat Jibril dan Mikail kemudian mereka membawa nabi Muhammad kedekat sumur zam zam dan membelah dada beliau untuk disucikan tiga kali dan kemudian di isi dengan kesabaran ,kenyakinan dan ilmu dan penuh tawakal kepada Allah swt.hal ini dilakukan sebagai upaya persiapan bagi nabi untuk melakukan perjalanan yang maha dasyat untuk menghadap dengan penguasa alam semesta dan seisinya Allah swt.

Kemudian Setelah itu disiapkan untuk Baginda Rasulullah binatang Buroq lengkap dengan pelana dan kendalinya, binatang ini berwarna putih, lebih besar dari himar lebih rendah dari baghal, dia letakkan telapak kakinya sejauh pandangan matanya, panjang kedua telinganya, jika turun dia mengangkat kedua kaki depannya, diciptakan dengan dua sayap pada sisi pahanya untuk membantu kecepatannya.
Saat hendak menaikinya, Nabi Muhammad merasa kesulitan, maka meletakkan tangannya pada wajah buroq sembari berkata: “Wahai buroq, tidakkah kamu merasa malu, demi Allah tidak ada Makhluk Allah yang menaikimu yang lebih mulya daripada dia (Rasulullah)”, mendengar ini buroq merasa malu sehingga sekujur tubuhnya berkeringat, setelah tenang, naiklah Rasulullah keatas punggungnya, dan sebelum beliau banyak Anbiya’ yang menaiki buroq ini.

Saturday, May 11, 2013

5 Langkah Menggapai Hayyatan Thoyyibah



Hidup merupakan suatu anugrah terindah bagi manusia.Allah  melebihkan manusia  dari mahluk lain .manusia diberi akal dan dan pikiran yang dengan itu bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.apa bila kita berpegang pada kebenaran maka kita akan selamat dan jika sebaliknya jika kita melakukan kesalahan maka kita akan terjerumus kedalam kesengsaraan hidup.manusia hidup melalui beberapa fase kehidupan dari alam ruh, alam kandungan, alam kubur, dan pada akhiranya alam akhirat alam yang kekal selamanya.

Sebagai mahluk yang berakal pastilah kita mempunyai tujuan hidup untuk menggapai hayatan toyyibah atau kehidupan yang baik.banyak orang mempunyai pemikiran masing masing dan cara masing masing untuk menggapai hayyatan thayibah,ada diantara mereka yang berpikir dengan berlimpahnya harta benda kehidupan yang baik dapat tercapai sehingga tak jarang orang berlomba lomba mengumpulkan harta sampai lupa mana yang halal dan mana yang halal.ada juga yang berpendapat bahwa kehidupan yang baik atau hayatan thayyibah ini bisa direngkuh hanya hanya dengan menduduki posisi penting menjadi penguasa agar dapt dihormati dan di segani oleh orang lain setelah berkuasa lupa akan hak dan kewajibanya sehingga menjadi orang lain sengsara,memakan harta rakyat karena memanfaatkan kekuasaanya,bertinadak semena mena hanya demi kebahagiaannya sendiri dan keluarga.hal hal yang seperti itu tengah terjadi di belahan bumi ini yang ini adalah merupakan bukti manusia sudah terkena penyakit wahn atau hubud dunnya terlalu cinta dunia dan takut mati.perhatikanlah firman Allah dibawah ini .

Allah SWT berfirman, “Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.“ (QS al-Nahl [16]: 97).

Di sini Allah telah berjanji dan janji Allah pasti  terpenuhi bahwa siapa saja yang beramal sholeh maka dia akan mendapat kehidupan yang baik.jadi kunci yang utama adalah dengan beramal sholeh .hal yang perlu kita lakukan untuk mendapat Hayyatan Thayyibah adalah dengan hal hal di bawah ini.

1.iman
Dasar agama islam ini adalah iman dengan iman yang benar agama ini dibangun kita yakin dengan kalimat thoyibah yang sebagai kunci sorga .

مَنْ كَانَ أَخِرُ كَلَامِهِ لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ
 "Barangsiapa yang akhir ucapannya adalah  لاَ إِلَهَ إِلَّاالله , maka dia akan dimasukkan kedalam syurga" (Riwayat al-Hakim)
 Syurga adalah sebaik baik tempat yang menjadi tujuan akhir manusia.

2.Islam

إن الدين عند الله الإسلام
“Sesungguhnya agama yang di sisi Allah adalah Islam.”

Juga ayat 85 dari surat Ali Imran :

ومن يبتغ غير الإسلام دينا فلن يقبل منه وهو في الآخرة من الخاسرين

“Dan barang siapa mencari agama selain Islam, maka itu tidak akan diterima darinya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.”
Dengan kita menjadi seorang Muslim kita telah mendapatkan keridhoan dari Allah dengan ridho Allah tersebut kemudahan dan kebahagiaan terbuka lebar dihadapan kita isalm sebai pintu kedamaian menuju hayatan thayyiban.


3.Ilmu

Dengan akal  saja tidak cukup manusia  akan mendapatkan kehidupan yang thoyibah tetapi butuh petunjuk Ilmu ,yang akan menggerakan akal menuju kepada kebaikan.karena denga ilmu itu sebagai syarat sebelum beramal ,amal yang di jalankan tanpa ilmu pastilah tidak akan selamat .ilmu yang dimaksud disini adalah ilmu agama. ilmu agama yang benar adalah ilmu tentang firman Allah, sabda rasulullah dan penjelasan para shahabat tentang maksud ayat al Qur’an dan hadits nabi.dengan memahami hal tersebut langkah kita  dalam beramal ibadah maupun muamalah akan selalu tegak diatas syariat Allah  AL Quran,sesuai dengan bimbingan rosullullah AL Hadist yang akan memberikan cahaya kemuliaan dan kebaikan dalam kehidupan kita.kitebarkan ilmu yang kita peroleh untuk kebaikan semua demi kebahagian hidup dunia akhirat.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ وَأَهْلَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرَضِينَ حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا وَحَتَّى الْحُوتَ لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ
“Sesungguhnya Allah,para malaikat Nya,penduduk langit dan bumi sampai pun semut di sarangnya dan ikan di lautan turut mendoakan kebaikan untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia”

4.Sifat Qanaah

Rasulullah SAW telah mengajarkan  kita semua agar qana’ah, berikut beberapa hadits nya :
Perhatikan sabda Rasulullah SAW berikut ini:  “Tidaklah kekayaan itu dengan banyak harta, tetapi sesungguhnya kekayaan itu ialah kekayaan jiwa.”  (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)
Rasulullah SAW bersabda:   “Jadilah kamu seorang yang wara’, nanti kamu akan menjadi sebaik-baik hamba Allah, jadilah kamu seorang qana’ah, nanti kamu akan menjadi orang yang paling bersyukur kepada Allah, sedikitkanlah tertawa karena banyak tertawa itu mematikan hati.” (Hadis riwayat al-Baihaqi)
Dari keterangan diatas Qana’ah itu mengandung lima perkara:
  1. Menerima dengan rela akan apa yang ada.
  2. Memohonkan kepada Allah tambahan yang pantas, dan berusaha.
  3. Menerima dengan sabar akan ketentuan Allah.
  4. Bertawakal kepada Allah.
  5. Tidak tertarik oleh tipu dunia
Dengan sifat qanaah kita akan menjadi hamba yang tenang dan pandai bersyukur.

5.Pandai Bersyukur

Syukur adalah tanda terima kasih atas pemberian nikmat dari Allah dengan semakin banyak bersyukur maka Allah akan semakin menambah nikmat kepada kita dengan demikian kita akan menjadi lebih bahagia .diantara wujud syukur kita kepada allah kita akan senatiasa mencari rejeki yang halal untuk dimakan oleh kita dan keluarga.Allah telah menyeru,

 Hai orang-orang yang beriman! Makanlah di antara rezeki yang baik yang kami berikan kepadamu. Dan bersyukurlah kepada Allah jika memang hanya dia saja yang kamu sembah. (Al-Baqarah: 172)
Dan dengan bersyukur kepada Allah kita akan mendapat Balasan syurga kelak di akhirat sebagaimana firman Allah di bawah ini.

“Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat itu. Dan kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.” (QS. Ali Imran:145)
Semoga artikel kali ini akan bermanfaat dan membawa kita untuk tetap bersemangat beramal sholeh dan mendapat janji Allah berupa hayatan thayyibah.Amin

Tuesday, May 7, 2013

5 Keutamaan Nafkah Halal



Dikeluarkan Imam Al Bukhari dalam Shahih-nya,
عَنِ الْمِقْدَامِ رَضِي اللَّهم عَنْه عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ((مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ)) رواه البخاري.
Dari al-Miqdam Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah seorang (hamba) memakan makanan yang lebih baik dari hasil usaha tangannya (sendiri), dan sungguh Nabi Dawud ‘alaihissalam makan dari hasil usaha tangannya (sendiri)

Mencari nafkah  menjadi  kewajiban dan tanggung jawab bagi orang tua dalam keluarga,didalam mengarungi bahtera kehidupan yan penuh dengan tantangan..tentunya istri dan anak anak akan merasa bahagia dan senang apa bila mempunyai seorang ayah yang selalu mencukupi haknya,untuk mewujudkan keluarga yang sakinah mawadah dan warrohmah.

kita tahu di dalam islam mempunyai atura yang jelas bahwa kita harus memberikan nafkah yang halal dan barokah karena hal ini akan banyak mempengaruhi  perkembangan dan hasil dari kelurga tersebut.dan kita hendaknya harus merasa miris bila mendengar berita tentang korupsi dan kejahatan yang sering kita dengar mereka seolah tak menghiraukan lagi antara hala dan haram dalam mencari nafkah yang dibenak nya hanyalah kejayaan semu diatas dunia yang menyebabkan kelurganya harus berjalan menunduk menutupi malu karena ulah sang orang tua yang berbuat keji memakan hak orang lain lewat korupsi dan berbagai cara lain yang tidah sariah.na”udzubilah min dzalik.semoga kita senantias amenjadi hamba yang selalu terjaga dari hal itu semua.untuk menghindari hal itu hendaknya kita harus belajar bahwa harta yang hala menunyai faedah yang luar biasa.diantaranya adalah :

1.memberi nafkah kepada keluarga akan di Tanya pertanggung jawaban di akhirat.

إِنَّ اللَّهَ سَائِلٌ كُلَّ رَاعٍ عَمَّا اسْتَرْعَاهُ
Allah akan bertanya pada setiap pemimpin atas apa yang ia pimpin” (HR. Tirmidzi no. 1705. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dalam riwayat Ibnu Hibban disebutkan,
إن الله سائل كل راع عما استرعاه : أحفظ أم ضيع
Allah akan bertanya pada setiap pemimpin atas apa yang ia pimpin, apakah ia memperhatikan atau melalaikannya” (HR. Ibnu Hibban 10: 344. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

2.Dengan nafkah yang hala maka kita akan mendapatkan pahala yang besar.

Dari Sa’ad bin Abi Waqqosh, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِى بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلاَّ أُجِرْتَ عَلَيْهَا ، حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِى فِى امْرَأَتِكَ
Sungguh tidaklah engkau menginfakkan nafkah (harta) dengan tujuan mengharapkan (melihat) wajah Allah (pada hari kiamat nanti) kecuali kamu akan mendapatkan ganjaran pahala (yang besar), sampai pun makanan yang kamu berikan kepada istrimu.” (HR. Bukhari no. 56). I

3.Nafkah yang halal akan menjadi nilai sedekah.

Dari Al Miqdam bin Ma’dikarib, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا أَطْعَمْتَ نَفْسَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ وَمَا أَطْعَمْتَ وَلَدَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ وَمَا أَطْعَمْتَ زَوْجَتَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ وَمَا أَطْعَمْتَ خَادِمَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ
Harta yang dikeluarkan sebagai makanan untukmu dinilai sebagai sedekah untukmu. Begitu pula makanan yang engkau beri pada anakmu, itu pun dinilai sedekah. Begitu juga makanan yang engkau beri pada istrimu, itu pun bernilai sedekah untukmu. Juga makanan yang engkau beri pada pembantumu, itu juga termasuk sedekah” (HR. Ahmad 4: 131. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini hasan).

4.dengan nafkah yang hala Allah akan menggantinya

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفً
Tidaklah para hamba berpagi hari di dalamnya melainkan ada dua malaikat yang turun, salah satunya berkata, “Ya Allah, berilah ganti kepada orang yang senang berinfak.” Yang lain mengatakan, “Ya Allah, berilah kebangkrutan kepada orang yang pelit.” (HR. Bukhari no 1442 dan Muslim no. 1010)

5.nafkah yang halal bisa menjadi banteng dari siksa neraka.

Ummu Salamah, istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ أَنْفَقَ عَلَى ابْنَتَيْنِ أَوْ أُخْتَيْنِ أَوْ ذَوَاتَىْ قَرَابَةٍ يَحْتَسِبُ النَّفَقَةَ عَلَيْهِمَا حَتَّى يُغْنِيَهُمَا اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ أَوْ يَكْفِيَهُمَا كَانَتَا لَهُ سِتْراً مِنَ النَّارِ
Barangsiapa mengeluarkan hartanya untuk keperluan kedua anak perempuannya, kedua saudara perempuannya atau kepada dua orang kerabat perempuannya dengan mengharap pahala dari Allah, lalu Allah mencukupi mereka dengan karunianya, maka amalan tersebut akan membentengi dirinya dari neraka” (HR. Ahmad 6: 293. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini dho’if)

Saturday, May 4, 2013

Tata Cara Dzikir Setelah Solat Fardhu



Dzikir kepada Allah merupakan ibadah yang mulia ,disetiap saat kita harus selalu igat akan Allah baik di saat susah,senang atau pun disetiap kondisi apapun agar senantiasa Allah menjaga kita.untuk itu Rosullullah mengajarkan kita tata cara berdzikir setelah sholat yang hendaknya harus senantiasa kita amalkan agar pahala dan kebaikan senantiasa menyertai kita.dibawah ini adalah contoh dzikir ba”da sholat berdasar sunnah nabi;

1. أَسْتَغْفِرُ اللهَ (ثَلاَثاً) اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَـا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Astagfirullah 3x
Allohumma anta salam waminka salam tabarakta yadzal jalali wal ikram 
“Aku minta ampun kepada   Allah “(dibaca tiga kali), “ Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Maha Agung dan Maha Mulia “.       
 (HR.Muslim: 1/414).

2.
 لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، لاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ 
Laailaaha illallah wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in Qodir' 
Allahuma la mani'a lima a'thoita,  wala mu'tia lima mana'ta, wala yanfa'u dzal jaddi minkal jadd

“Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya Kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang mampu memberi apa yang Engkau cegah. Nasib baik seseorang tiada berguna untuk menyelamatkan ancaman dari-Mu
(HR.Bukhari: 1/225, Muslim: 1/414.)

3.
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ 

Laailaaha illallah wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in Qodir' 
la haula wala quata ila bilah, laa ilaha ilallah wala na'budu ila iiyah, lahun na'mah walahul fadlu, walahut tana'ul hasanu Laa ilaaha ilallah mukhlisina lahud diina walau karihal Kafirun.

 “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Baginya nikmat, anugerah, dan pujaan yang baik. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir membencinya “.   (HR.Muslim: 1/415.)

4.Membaca Ayat Kursi 
 
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah), melainkan Dia yang hidup kekal, lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa seizin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah, melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar”.
.“Siapa yang membacanya sehabis shalat tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian”, 

HR.Nasa’i dalam Amalul Yaumi Walailah, no: 100, Ibnu Sunny, no. 121, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Jami’: 5/339, dan Silsilah Hadits Shahih: 2/697, no. 972.

5.membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas

Dibaca setiap selesai shalat fardhu’.setelah sholat subuh dan maghrib dianjurkan untuk dibaca masing masing 3 kali 
Abu Daud: 2/68, lihat Shahih Tirmidzi: 2/8,

6.
سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَاللهُ أَكْبَرُ (ثَلاَثًا وَثَلاَثِيْنَ) لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْـدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Subhanallah 33x, Alhamdulillah 33x, Allahu Akbar 33x
digenapkan“keseratusnya dengan membaca 
'Laailaaha illallah wahdahu la syariika lahu, lahulmulku walahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in Qodir' 
Maha Suci Allah, Segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar “ (di-baca 33 kali), “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan, bagi-Nya pujian dan Dia berkuasa atas segala sesuatu “.

“Siapa yang mengucapkannya selesai shalat, Aku (Allah) ampuni kesalahan-kesalahannya walaupun sebanyak buih di lautan”.
(HR. Muslim 1/418 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

Setelah kita selesai berdzikir alangkah baiknya kita rangkai dengan berdoa meminta kebaikan untuk dunia akhirat,dan memohon kepada Allah agar hajat kita bisa terkabul,insyaallah jika kita melakukan semua ini dengan ihklas dan mutaba”a akan menjadikan ibadah kita yang bermanfaat untuk bekal dunia ahkirat amin.